A Review Of RTP Pasukan88

Oh ya, barangkali ada kawan2 RBC ato tmn maen waktu kecil mampir ke blog ini, kapan kita bisa reuni? Kabar2i yak…

Teori perang sangat dinamis, variabelnya sangat banyak untuk mencapai suatu kemenangan, teknik yang berhasil dipakai pelopor dulu tidak serta merta menjamin keberhasilan dalam penugasan2 brimob sekarang ini.

.yg sdh complete certified diperbolehkan memakai tulisan menpor dilengan kanan dan kiri, sedangkan yg tdk whole qualified hny sebelah saja…mungkin bs di cross Check out ke beliau, dgn bukti tanda kelulusanbeliau, jika memang beliau lulus (krn ada semacam ijasah…

Tapi itu dulu. Setelah kemerdekaan, muncul kompetisi yang lebih keras antara polisi dan militer. Pertentangan tajam muncul dalam menentukan siapa yang mesti menangani urusan keamanan internal.

Para anggota peleton one Brimob Rangers lega, karena musuh tidak sempat menggunakan senjata-senjata tersebut. Jika senjata itu digunakan ceritanya bisa lain. Agen Polisi Kartimin, terkaget-kaget karena tempat yang ditidurinya semalam dekat dengan mayat pemberontak. Dalam pertempuran ini tidak ada satu pun prajurit Brimob Rangers yang menjadi korban.

Pada masa Operasi Seroja setiap hari selalu ada kode yang harus diketahui anggota TNI atau Polri di wilayah operasi. Hal ini untuk membedakan anggota TNI/Polri dengan Falintil yang sudah melepas seragamnya. Pada saat akan memberikan bantuan, kode yang disampaikan Pratu Soemantri tidak pernah dijawab dengan benar oleh anggota Brimob sehingga beliau ragu-ragu. Karena khawatir justru menembak teman, Pratu Soemantri hanya mengambil posisi berlindung sambil menyiagakan AK forty seven-nya. Beliau hanya mengamati kondisi dan jika ada seorang anggota Brimob yang dikenali beliau segera memanggil dan mengarahkannya ke pos Marinir di atas bukit agar mereka mendapatkan pertolongan.

darso wiyono sukap berkata: November 8, 2011 pukul four:03 pm tolong dong pak kalau di penugasan brimob jgn asal nembak2, masak musuh masih one KM udah nembak duluan, mana disiplinnya ???? gmana musuh ga kabur habis tu gantian brimobnya di sergap am musuh, makanya di penugasan brimob bnyk yg mati, suruh masuk hutan ga mau, maunya di penggir jalan, am di pinggir kampung terus nakutin masyarakat , kalau ada wartawan macam rambo lari sana, lari sini ?

two. Untuk studi dokumentasi atw literatur, bisa dicoba perpustakaan di korps bm. Yg sekarang tempatnya d bekas kompi sat bm metro. Anda dpt menemukan foto2 yg blum pernah terekspos sebelumnya

tentunya Operasi Densus ini merupakan operasi anti teror paling sukses dijagat ini dengan pola operasi yang berbeda dgn satuan2 lain. Saya juga sudah membaca tulisan Mas Anton di majalah commando edisi February 2010 dan cukup bagus tapi masih kurang lengkap. saya pikir operasi Brimob di timika dengan tewasnya Kelly kwalik dan operasi2 Gegana dan Sat Pelopor sebagai kontibutor terhadap Densus 88 bisa juga bisa diulas dimajalah tersebut.

Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.

darwis berkata: Maret 24, 2016 pukul eight:02 pm siapa bilang polisi indonesia sipil, gini ni klo seandainya orang memberikan komentar tidak ada dasar dan gak akademis, tolong liat ya dasar struktur organisasi polri dari jaman TNI belum ada sampai dengan saat ini menggunakan sistem hirarki kan? dari jendral polri sampai Pasukan88 dengan rekan2 anggota punya hirarki sendiri berati itu menandakan bahwa polri adalah paramiliter, karena hanya militer yang menggunakan struktur hirarki.

Untuk pak Karsan kalau boleh saya tahu sebenarnya apa yang terjadi kepada kompi “regrouping” menpor sehingga menjadi kontroversial sampai sekarang ini, karena information yg saya dapat dari senior2 dari Brimob membenarkan bahwa memang kompi regrouping ini setelah mengalami pertempuran hebat melaksanakan “konsolidasi” di Kupang kemudian pulang ke Jakarta. Akibatnya sebagai hukumannya dari tanjung priuk harus extensive march ke kelapa dua. Ini dapat saja terjadi karena dari pak karsan Menpor sudah bubar tahun 1972 sedangkan operasi seroja tahun 1975.

Kalau bertahan pasti berakhir dengan mati konyol, dan beliau menyadari keputusan mundur dari pertempuran harus dipertanggungjawabkan kelak. Beliau juga menyatakan tidak ada senjata yang dibuang atau dibakar jadi semua personel tetap membawa senjata masing-masing meskipun dalam keadaan kosong.

edo aja berkata: Agustus twelve, 2013 pukul four:22 am kl cerita jaman dulu, ya semua ikut perang termasuk sukarelawan sipil.krn memang jaman perang n HAM belum segencar sekarang. Sekrng reformasi ya kita kembali ke azasinya. kita tata negara ini dgn benar. militer diciptakan utk menghadapi perang, polisi diciptakan utk menghadapi pelanggar hukum. Senjata militer utk menghancurkan musuh, senjata polisi utk beladiri dlm rangka menegakan hukum, tdk mematikan tp melumpuhkan.Krn pelanggar hukum harus dibuktikan didepan pengadilan.Misalnya masalah teror. Teror bs ditimbulkan krn felony Organism,Insugensi dan Terorism. Utk menghadapi teror oleh Felony organism, legislation enforcment didepan. Utk menghadapi Insurgensi, army didepan dibantu polisi. Utk menghadapi terorisme, armed forces n police bekerjasama dgn penguatan di Intelijen.Lha reformasi malah kebali balik. Tentara anggaran minim sampai dilecehkan negara lain, polisi dibuat seperti tentara, sampai dibuat batalyon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *